<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maubaca : Jendela Portal</title>
	<atom:link href="http://www.maubaca.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.maubaca.com</link>
	<description>JENDELA PORTAL BERITA TERKINI</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2010 23:52:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ternyata Perusahaan Bermasalah Yang Beli Saham Divestasi Newmont?</title>
		<link>http://www.maubaca.com/pembelian-10-saham-divestasi-newmont-oleh-dmb-terancam-dibatalkan/</link>
		<comments>http://www.maubaca.com/pembelian-10-saham-divestasi-newmont-oleh-dmb-terancam-dibatalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 02:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 391 juta dolar AS atau setara dengan Rp4 triliun lebih]]></category>
		<category><![CDATA[beauty contest]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Maju Bersaing (DMB)]]></category>
		<category><![CDATA[dimenangkan oleh Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Grup Bakrie]]></category>
		<category><![CDATA[induk PT Multicapital]]></category>
		<category><![CDATA[induk PT Multicapital sebesar US$ 391 juta dolar atau lebih Rp 4 triliun]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelian 10% Saham Divestasi Newmont Oleh DMB Terancam Batal]]></category>
		<category><![CDATA[PT Aneka Tambang (Antam)]]></category>
		<category><![CDATA[PT Bumi Resources Tbk (BUMI)]]></category>
		<category><![CDATA[PT Daerah Maju Bersaing (DMB)]]></category>
		<category><![CDATA[PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT)]]></category>
		<category><![CDATA[PT NNT terancam ditekan ke arah determinasi]]></category>
		<category><![CDATA[saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT)]]></category>
		<category><![CDATA[Saham divestasi tahap awal untuk tahun 2006/2007]]></category>
		<category><![CDATA[salah satunya adalah PT Multicapital]]></category>
		<category><![CDATA[sidang arbitrase Internasiona]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.maubaca.com/?p=539</guid>
		<description><![CDATA[MAUBACA.COM: Pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT)  oleh PT Daerah Maju Bersaing (DMB) ternyata menyisakan masalah yang bisa  membatalkan pembelian saham tersebut.
Pembelian saham divestasi tahap awal sebesar 10% yang dilakukan oleh PT DMB sudah berlangsung pada 16 November 2009 yang pembayarannya dilakukan melalui bank di Singapura oleh PT Bumi  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAUBACA.COM: Pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT)  oleh PT Daerah Maju Bersaing (DMB) ternyata menyisakan masalah yang bisa  membatalkan pembelian saham tersebut.</p>
<p>Pembelian saham divestasi tahap awal sebesar 10% yang dilakukan oleh PT DMB sudah berlangsung pada 16 November 2009 yang pembayarannya dilakukan melalui bank di Singapura oleh PT Bumi  Resources Tbk (BUMI) induk PT Multicapital sebesar US$ 391 juta dolar atau lebih Rp 4 triliun </p>
<p>Saham divestasi tahap awal untuk tahun 2006/2007 itu memang sudah sarat dengan persoalan yang kemudian berakhir di sidang arbitrase Internasional, dengan dimenangkan oleh Pemerintah Indonesia. Atas kemenangan itu, Pemerintah Indonesia menguasai penuh proses divestasi, sementara PT NNT berada pada posisi &#8216;tidak bisa berbuat apa-apa&#8217;. </p>
<p>Dalam ketidak berdayaannya atas kekalahan tersebut, PT NNT terancam ditekan ke arah  determinasi. Artinya bila PT NNT tidak segera melepas saham divestasi tahap awal itu kepada perusahaan yang ditunjuk oleh pihak Indonesia, maka posisi kepemilikan PT NTT atas tambang Batu Hijau adalah nol. Atau dengan kata lain, PT NNT harus meninggalkan lokasi tambangnya di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat itu.</p>
<p>Kepada siapa kemudian saham divestasi tahap awal itu diberikan? Itu bukan urusan PT NNT lagi. Karena sudah memenangkan tuntutannya di sidang arbitrase Internasional, Pemerintah Indonesia kemudian berhak menentukan secara sepihak kecapa siapa menyerahkan pembelian saham divestasi tahap awal itu.</p>
<p>Setelah terjadi semacam proses yang cukup rumit, tidak jelas rekayasa atau tidak, perusahaan milik Pemerintah Pusat atau milik BUMN, PT Aneka Tambang (Antam) yang tadinya juga sangat berminat atas saham divestasi itu, akhirnya mundur dengan alasan yang tidak terlalu jelas.</p>
<p>Proses pembelian saham divestasi PT NNT itu akhirnya diserahkan kepada Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena sudah berada di tangan Pemda NTB maka segala kebijakan ditentukan oleh Gubernur NTB sebagai moderator proses pembelian saham tersebut.</p>
<p>Lalu Gubernur NTB memebentuk perusahan bernama Daerah Maju Bersaing (DMB). DMB adalah perusahaan gabungan milik Pemda Provinsi NTB, Pemda Kabupaten Sumbawa, dan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dengan Komposisi saham Pemda NTB 40%, Kabupaten Sumbawa 20% dan KSB 40%. KSB mendapat 40% karena posisinya berada di lingkar tambang.</p>
<p>Kemudian DMB diberi kesempatan mencari partner sebagai sumber dana untuk membeli saham divestasi tahap awal itu. DMB pun menjaring perusahaan pemilik dana melalui acara bernama beauty contest. Dari enam perusahaan peserta peserta  beauty contest, salah satunya adalah PT Multicapital.</p>
<p>Dengan ikutnya PT Multicapital saat itu, sudah bisa ditebak siapa menang dalam beauty contest itu. Pada 11 Juli 2009, DMB memutuskan untuk menggandeng PT Multicapital, guna membeli 10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 391 juta dolar AS atau setara dengan Rp4 triliun lebih.  </p>
<p>Siapa PT Multicapital? PT Multicapital merupakan anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang sebelumnya melalaui beberapa anak perusahaan Grup Bakrie sudah lama mengincar saham PTNNT. Bahkan sebelum artbitrase terjadi grup bakrie pernah membuat perjanjian pengambilalihan saham dengan Pemda setempat.</p>
<p>Manajemen PT Multicapital pernah menawarkan minat menjadi mitra pemerintah daerah di NTB untuk membiayai 100 persen pembelian 10 persen saham yang akan didivestasi PT NNT. Denganh sistem bagi hasil yang ditawarkan atas kompensasi pembiayaan tersebut adalah 25 persen untuk Multicapital, dan 75 persen untuk pemilik PT DMB.</p>
<p>Pada 16 November 2009  PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang merupakan induk usaha dari PT Multicapital telah mentransfer uang senilai US$ 391 juta kepada pemegang saham asing  di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) untuk pembayaran 10 persen saham divestasi Newmont. Uang tersebut ditransfer melalui Bank Mandiri Singapura ke sebuah bank di New York.</p>
<p>Nah pembelian saham 10% yang sudah dilakukan itulah yang sepertinya terancam dibatalkan demi hukum. Mengapa? Belakangan diketahui PT DMB, perusahaan milik Pemda NTB itu ternyata bermasalah. Pembentukan perusahaan tersebut tidak melalui Perda sebagai syarat utama pembentukan perusahaan daerah. (Iwan Panggu) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.maubaca.com/pembelian-10-saham-divestasi-newmont-oleh-dmb-terancam-dibatalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Bibit Jamur Tiram</title>
		<link>http://www.maubaca.com/cara-membuat-bibit-jamur-tiram/</link>
		<comments>http://www.maubaca.com/cara-membuat-bibit-jamur-tiram/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 05:36:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[Basidia]]></category>
		<category><![CDATA[BIBIT JAMUR TIRAM F1]]></category>
		<category><![CDATA[BIBIT JAMUR TIRAM F2]]></category>
		<category><![CDATA[BIBIT JAMUR TIRAM F3]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Membuat Bibit Jamur Tiram]]></category>
		<category><![CDATA[dedek bekatul]]></category>
		<category><![CDATA[gypsum]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Tiram Putih]]></category>
		<category><![CDATA[kapur]]></category>
		<category><![CDATA[MEDIA TANAM F4 (BAGLOG)]]></category>
		<category><![CDATA[Potatoes Dextrose Agar (PDA)]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk kayu gergaji]]></category>
		<category><![CDATA[tabung bibit F1]]></category>
		<category><![CDATA[tepung jagung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.maubaca.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengerjakan budidaya jamur tiram, harus ada bibit jamur tiram. Bibit jamur tiram seperti juga bibit jamur lainnya tidak mudah didapatkan di sembarang tempat. Agar bisa membudidayakan jamur tiram beginilah cara membuat bibitnya.
* BIBIT JAMUR TIRAM F1
Proses yang pertama adalah pengambilan spora langsung dari indukan jamur/jamur dewasa. Suatu Jamur Tiram Putih dewasa mempunyai bilah-bilah atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengerjakan budidaya jamur tiram, harus ada bibit jamur tiram. Bibit jamur tiram seperti juga bibit jamur lainnya tidak mudah didapatkan di sembarang tempat. Agar bisa membudidayakan jamur tiram beginilah cara membuat bibitnya.</p>
<p>* BIBIT JAMUR TIRAM F1</p>
<p>Proses yang pertama adalah pengambilan spora langsung dari indukan jamur/jamur dewasa. Suatu Jamur Tiram Putih dewasa mempunyai bilah-bilah atau sekat-sekat yang jumlahnya banyak. Di dalam bilah-bilah tersebut terdapat bagian yang disebut Basidia. Di ujung Basidia terdapat kantung yang berisi banyak spora atau disebut juga Basidiospore. Fungsi Spora adalah untuk berkembang biak.</p>
<p>Media yang biasa digunakan untuk menghasilkan kultur murni jamur konsumsi adalah Potatoes Dextrose Agar (PDA) yang dapat dibeli dalam bentuk siap pakai.</p>
<p>Dari satu tabung bibit F1 bisa digunakan untuk usaha budidaya jamur tiram skala menengah.</p>
<p>    * BIBIT JAMUR TIRAM F2</p>
<p>Bibit Jamur tiram F2 (di ebsite lain ada yang menyebutnya F1), F2 yang saya bahas di website ini merupakan hasil turunan dari bibit F1. Dari satu tabung F1 bisa diturunkan menjadi 60 botol bibit F2.</p>
<p>Pembiakan tahap kedua bertujuan memperbanyak miselium jamur yang berasal dari biakan murni. Dari PDA dimasukkan ke media biji-bijian, bahannya berupa gandum, sorgum dan jagung. Kemasan yang digunakan botol.</p>
<p>    * BIBIT JAMUR TIRAM F3</p>
<p>Dari bibit jamur tiram F2 diturunkan lagi menjadi bibit jamur tiram F3. media yang digunakan sama dengan yang digunakan pada F2. Pembiakan tahap ketiga ini juga bertujuan memperbanyak misellium dari bibit F2.</p>
<p>Dari bibit jamur F3 nantinya bisa digunakan untuk pembibitan pada media tanam (baglog) menjadi 30 baglog.</p>
<p>    * MEDIA TANAM F4 (BAGLOG)</p>
<p>Pembiakan tahap keempat bertujuan memperbanyak miselium jamur yang berasal dari pembiakan tahap kedua. Media pembiakan berbeda dengan media pembiakan sebelumnya, karena media pembiakan tahap ketiga ini berhubungan dengan media tanam di kumbung. Bahannya berupa serbuk kayu gergaji, dedek bekatul, kapur, gypsum, tepung jagung, dan air. Media dengan bahan campuran serbuk kayu dan biji-bijian dianggap lebih baik karena kandungan unsur-unsur yang dibutuhkan jamur lebih lengkap.</p>
<p>sumber: usahajamur.co.cc</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.maubaca.com/cara-membuat-bibit-jamur-tiram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Budidaya Jamur Tiram</title>
		<link>http://www.maubaca.com/cara-budidaya-jamur-tiram/</link>
		<comments>http://www.maubaca.com/cara-budidaya-jamur-tiram/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 05:27:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[ampas tebu atau sekam]]></category>
		<category><![CDATA[ANALISIS BUDIDAYA JAMUR TIRAM]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Jamur Tiram]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya jamur tiram]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Budidaya Jamur Tiram]]></category>
		<category><![CDATA[dapat menggunakan substrat kayu]]></category>
		<category><![CDATA[jenis jamur]]></category>
		<category><![CDATA[menyerupai kulit kerang]]></category>
		<category><![CDATA[pembudidaya jamur tiram yang masih tergolong pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Jamur]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk gergaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.maubaca.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang masih awam dan belum mengenal budidaya jamur tiram, bukan jadi kendala. Sebab, prosesnya tergolong cukup mudah dan efektif dilakukan bagi Anda yang pemula sekalipun. Ingin tahu kiat budidaya jamur kayu satu ini?
Di antara banyak jenis jamur, jamur tiram ini termasuk dalam kategori tanaman konsumsi. Ciri yang khas ada pada tudungnya berwarna hitam lembayung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang masih awam dan belum mengenal budidaya jamur tiram, bukan jadi kendala. Sebab, prosesnya tergolong cukup mudah dan efektif dilakukan bagi Anda yang pemula sekalipun. Ingin tahu kiat budidaya jamur kayu satu ini?</p>
<p>Di antara banyak jenis jamur, jamur tiram ini termasuk dalam kategori tanaman konsumsi. Ciri yang khas ada pada tudungnya berwarna hitam lembayung sampai kecoklatan. Bentuknya menyerupai kulit kerang dengan diameter 6-14 cm. Selain itu, tekstur permukaan tudung licin dan mengkilap. Demikian juga bilahnya berwarna putih, krem atau putih gading yang tersusun agak rapat.</p>
<p>Disini terjadi fase perubahan bentuk, yaitu sewaktu muda bilahnya berwarna putih dan semakin tua jadi krem kekuningan dengan ukuran sekitar 1-3 cm. Jamur ini hidup baik pada kisaran suhu tinggi sekitar 25-30 °C.</p>
<p>Kontrol Kelembaban Lingkungan<br />
Untuk melakukan budidaya jamur tiram ini, tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya masalah perlakuan lingkungan harus diperhatikan benar, dimana pada habitatnya ia lebih menyukai area dataran tinggi sebagai optimalisasi proses pertumbuhan. Itu didukung pula dengan tingkat kelembaban yang jadi sarat hidup mutlak.</p>
<p>Kondisi lembab dan dingin yang sesuai dengan karakter jamur, membuat bentuknya semakin besar. Namun tak perlu berkecil hati, bagi Anda yang tinggal di dataran rendah dan berniat melakukan budidaya jamur tiram. Sebab, ada alternatif yang tetap bisa dilakukan, seperti membuat kondisi lingkungan tempat tinggal jamur (minimal hampir sama) dengan habitat aslinya.</p>
<p>Namun penerapannya pun perlu dilakukan secara ekstra dari perlakuan jamur untuk daerah dingin. Alternatifnya, bisa dengan membuat lingkungan untuk selalu dalam keadaan lembab. Menyiram bagian tanahnya secara rutin, jadi salah satu cara untuk membuat tingkat kelembaban yang cocok. Sedangkan untuk bagian tanaman jamurnya tak perlu disiram, karena hanya faktor lingkungan tumbuh yang mempengaruhi pertumbuhan.</p>
<p>Pemberian ventilasi (sistem sirkulasi) pada rumah jamur, juga jadi aspek pendukung. Maka, banyak pembudidaya jamur yang menerapkan bilik anyaman bambu sebagai rumah jamur. Untuk perputaran udara yang baik, idealnya diberi jendela. Penerapan jendela ini, dilakukan 30 cm dari tanah dan hanya dibuka pada waktu malam hari. Sebab di malam hari, merupakan saat dimana jamur mengalami proses pertumbuhan dan sirkulasi udara yang baik akan membantunya.</p>
<p>Apa Saja yang Harus Diperhatikan?<br />
• Bibit<br />
Untuk budidaya jamur tiram, dapat menggunakan substrat kayu, serbuk gergaji, ampas tebu atau sekam. Namun untuk mempermudah proses ini, banyak perusahaan penyedia bibit jamur yang sudah mengemasnya dalam bentuk bag log. Artinya, bibit sudah tertanam dalam media tanam dan hanya siap untuk masa panen, sehingga hal ini akan mempermudah pembudidaya jamur tiram yang masih tergolong pemula.</p>
<p>• Rumah Jamur<br />
Penyiapan bangunan untuk mendukung proses hidup jamur, dapat porsi cukup penting untuk diperhatikan, dimana bentuk dan ukuran bangunan disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, penerapan untuk kebutuhan sekitar 500-1.000 buah bag log, diperlukan bangunan dengan ukuran 6mx4mx4m. Bahan yang diperlukan untuk aplikasi rumah jamur berupa tiang, kaso, dan terbuat dari bambu atau kayu yang telah diawetkan.</p>
<p>• Jaga Temperatur<br />
Pemeliharaan sub-start tanam dalam hal ini, harus memperhatikan faktor lingkungan. Selama pertumbuhan bibit (serat atau miselia seperti benang kapas), temperatur diatur antara 28-300C. Sementara untuk pertumbuhan tubuh buah jamur sampai panen, temperatur diatur antara 26-280C.</p>
<p>Selama pertumbuhan bibit dan pertumbuhan tubuh buah, kelembaban udara diatur sekitar 90%. Sebab kalau kurang, maka sub-strat tanam akan mengering. Agar kelembababan terjamin, lantai ruangan sebaiknya disiram air bersih pada pagi dan sore hari.</p>
<p>Masa Panen<br />
Dengan frekuensi panen yang dilakukan setiap hari, karena pertumbuhan masing-masing tanaman yang bervariatif. Pemanenan jamur bisa dilakukan antara 4-8 kali dan jumlah jamur yang dipanen per musim. Setelah melewati masa panen, sisa pembibitan harus dibuang dan menggantinya dengan bag log bibit baru. Barulah, jamur tiram siap dipasarkan.</p>
<p>Manfaat&#038;Kandungan Jamur Tiram<br />
Jamur ini terkenal dengan rasa lezat dan aromanya tajam seperti merica. kandungan gizinya pun cukup tinggi, yaitu dengan komposisi protein sekitar 10-30%, vitamin C antara 36-58 mg/100 gram. Biasanya sosok jamur tiram ini ada pada menu masakan, seperti nasi goreng jamur dan panggang jamur.</p>
<p>Jamur tiram selain dapat disayur, juga dapat diolah jadi makanan lain. Misalnya kerupuk, keripik atau dengan nama lain tiram crip atau tiram chips. Selain itu, juga populer sebagai masakan sup dan pepes. Banyaknya penggemar jamur tiram, karena terdapatnya banyak kandungan nutrisi di dalamnya yang terdiri atas kadar air (92,2%), lemak (1,1%), karbohidrat total (59,2%), serat (12%), dan nilai energi (261%). </p>
<p>ANALISIS BUDIDAYA JAMUR TIRAM<br />
Biaya Kumbung<br />
Bambu (1 unit ) Rp. 200.000<br />
Lembaran Plastik 20 kg Rp. 150.000<br />
Bilik Bambu Rp. 150.000<br />
Tenaga Kerja Rp. 100.000<br />
Lain-lain Rp. 100.000</p>
<p>Biaya Peralatan<br />
Tangki/Sprayer Rp. 125.000<br />
Blower Rp. 150.000<br />
Termometer/Higrometer Rp. 100.000</p>
<p>Bibit Jamur Tiram<br />
Bag Log (bibit Jamur Tiram)<br />
2500x@ Rp. 1.500 Rp. 3.750.000 (+)<br />
Total Biaya Operasional Rp. 4.825.000</p>
<p>Keterangan:<br />
Dalam masa sekali panen per hari bisa mencapai 10 kg (minimum). Dengan asumsi per bag log bisa menghasilkan 300-400 gram.<br />
Harga jamur tiram kemasan (per 300 gram) Rp 12.500 (kelas pasar tradisional) dan Rp 22 ribu (kelas supermarket). </p>
<p>sumber:tabloidgallery.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.maubaca.com/cara-budidaya-jamur-tiram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
