Menyingkap Misteri Penyebab Sulitnya Berhenti Merokok

MAUBACA.COM: Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah pada Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta Aulia Sani mengatakan efek psikoaktif nikotin yang sangat kuat membuat para perokok sulit menghentikan kebiasaan mereka menghisap rokok.

“Efek psikoaktif yang ditimbulkan nikotin 5-10 kali lebih kuat dari kokain dan morfin,” katanya pada acara peluncuran kampanye berhenti merokok “Break Free” di Jakarta, Rabu (26/5/2010).

Ia menjelaskan, reseptor pada otak yang menerima nikotin akan melepaskan dopamin yang memberikan rasa nyaman sementara. Kehilangan rasa nyaman akan saat kadar nikotin menurun menimbulkan keinginan kembali untuk merokok. “Dan kebutuhan ini makin lama makin besar,” katanya.

Faktor yang lainnya, kata dia, adalah kemudahan mendapatkan rokok dan gangguan-gangguan yang muncul saat seseorang berhenti merokok. Menurut dia orang yang berhenti merokok akan mengalami gejala ketagihan seperti insomnia atau gangguan tidur, rasa frustasi dan marah, gangguan kecemasan, kesulitan berkonsentrasi dan depresi. “Nafsu makan biasanya juga jadi meningkat, ini membuat sebagian orang kembali merokok karena khawatir berat badan meningkat setelah berhenti merokok,” katanya.

Kesulitan-kesulitan semacam itu serta kurangnya pengetahuan perokok mengenai cara menghentikan kecanduan nikotin, menurut dokter spesialis kedokteran jiwa pada Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Tribowo T Ginting, membuat sebagian besar perokok gagal menghentikan kebiasaan merokok.

Ia mengatakan sebanyak 70 persen perokok ingin menghentikan kebiasaan mereka menghisap rokok namun hanya 5-10 persen yang berhasil melakukannya tanpa bantuan “Mereka yang berhasil adalah perokok dengan tingkat adiksi mereka rendah, hanya merokok sesekali saja,” katanya.

Kesulitan itu, menurut Aulia, antara lain bisa diatasi dengan memanfaatkan beberapa terapi termasuk seperti terapi pengobatan, terapi perilaku dan penerapan pendekatan psikologis. Sekarang, kata dia, sudah ada obat-obatan yang bekerja membantu membantu mengatasi gangguan yang muncul ketika seseorang berhenti merokok.

“Keamanan dan tolerabilitasnya juga baik. Tidak menimbulkan efek samping yang mengganggu,” katanya. Di samping terapi pengobatan, menurut Tribowo, motivasi, niat dan komitmen yang kuat dari perokok bisa menjadi modal awal untuk berhenti merokok.

“Dukungan keluarga dan teman sangat penting dalam hal ini,” katanya. Menurut dia, dukungan keluarga antara lain bisa diekspresikan dengan menghargai keputusan pasien untuk berhenti merokok dan membangkitkan kewaspadaan mereka terhadap konsekuensi negatif akibat kebiasaan buruk mereka untuk meningkatkan motivasi.

“Sediakan waktu untuk mendukung mereka, luangkan waktu untuk mengalihkan pikiran dari rokok ke kegiatan lain yang positif. Bantu mereka mendapatkan apa yang diperlukan. Kalau perlu bikin perayaan atas setiap tahap keberhasilan mereka,” katanya seperti dilansir antaranews.com.

Ia menambahkan, sebaiknya keluarga dan teman juga membersihkan rumah dari atribut-atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak, dan korek api serta mengajak sesama perokok tidak merokok di depan pasien.

“Sebaiknya bersabar, khususnya dalam 1-2 minggu pertama, karena kemungkinan akan timbul perselisihan dengan anggota keluarga yang sedang berusaha berhenti merokok,” katanya.

Aulia menjelaskan selain membuat orang-orang di sekitarnya lebih sehat, orang-orang yang menghentikan kebiasaan merokok juga bisa membersihkan tubuh mereka dari nikotin dan menjadi lebih sehat.

“Pada 20 menit pertama setelah berhenti, tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi akan membaik, 12 jam setelah berhenti tingkat karbon monoksida dalam darah kembali normal,” katanya.

Ia menambahkan 48 jam setelah berhenti merokok, sistem aliran darah juga akan membaik dan fungsi jantung meningkat. “Dua sampai 12 minggu setelah berhenti nikotin akan tereliminasi dari sistem sehingga indera pengecap dan penciuman membaik,” katanya.

Dalam jangka panjang, satu-sampai sembilan bulan setelah merokok, kata dia, sesak nafas dan batuk-batuk akan berurang dan setelah satu tahun risiko terkena jantung koroner menurun separuhnya. “Risiko serangan jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan bukan perokok setelah 15 tahun,” demikian Aulia Sani.

Lapisan Es Puncak Jaya Tinggal 22%

Peneliti dari Lamont-Doherty Earth Observatory (LDEO) Columbia University, Amerika, Dwi Susanto, mengatakan lapisan es Puncak Jaya Pegunungan Jaya Wijaya, Papua, saat ini tinggal 22 persen dari luas keseluruhan.

“Dari berbagai data yang ada di sini (Indonesia), seperti dari foto udara dan data citra satelit, lapisan es di Puncak Jaya berkurang drastis 78 persen pada 2006 sejak 1936,” kata Dwi Susanto di sela-sela jumpa pers tim peneliti lapisan es Puncak Jaya Indonesia -Amerika di kantor BMKG, Jakarta, pertengahan Mei 2010.

Dwi mengutip data dari Prentice (2007) yang mempunyai data awal pada 1936 sampai 2000 yang juga menyatakan lapisan es di Puncak Jaya telah menurun secara drastis. Akan tetapi, Dwi yang berkewarganegaraan Indonesia itu tidak dapat mengatakan berapa luas lapisan es sekarang dan pada awalnya.

Dia menjelaskan lapisan es tersebut berkurang secara drastis akibat pengaruh perubahan iklim, yakni perubahan cuaca secara global yang lebih panas akan mengumpul di sekitar kawasan ekuator. Padahal ilmuwan di Indonesia maupun global belum mempunyai data mengenai lapisan es Puncak Jaya tersebut.

Oleh karena itu, Indonesia dan Amerika akan meneliti lapisan es di Puncak Jaya Pegunungan Jawa Wijaya, Papua, selama tiga minggu, mulai minggu terakhir Mei 2010. Indonesia diwakili oleh peneliti dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan peneliti dari Lamont-Doherty Earth Observatory (LDEO) Columbia University serta peneliti dari Byrd Polar Research Center (BPRC) Ohio State University dari Amerika.

“Dengan meneliti lapisan es ini, tidak hanya untuk memprediksi masa depan, tetapi juga melihat sejarah perubahan iklim di Indonesia dan di kawasan Asia Pasifik,” kata Kepala BMKG, Sri Woro Harijono.

Sri mengatakan Puncak Jaya, Papua, merupakan salah satu dari tiga puncak gunung di dearah tropis yang diselimuti lapisan es secara permanen, yaitu puncak Gunung Kilimanjaro di Tanzania dan Puncak Pegunungan Andes, Peru, Amerika Latin. Puncak Jaya dipilih karena mewakili keberadaan lapisan es yang abadi di daerah ekuator. Lapisan es inilah yang dipelajari untuk melihat kronologis perubahan iklim yang terjadi di daerah tersebut.

Tim peneliti terdiri atas Dodo Gunawan (peneliti BMKG), Dwi Susanto (peneliti dari Lamont-Doherty Earth Observatory/LDEO, Columbia University-AS), Prof. Lonnie G. Thompson (peneliti dari Byrd Polar Research Center-Ohio State University-AS), dan para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ditambah dua mahasiswa pascasarjana dari Indonesia yang akan meneliti lapisan es tersebut.

Tim peneliti direncanakan berangkat pada Selasa (18/5) malam dan mulai ke Puncak Jaya pada 24 Mei 2010, dan akan mengambil sampel inti es dengan mengebor di beberapa titik lapisan es di sana.

Selain lapisan es, tim peneliti juga akan mengambail sampel inti es dan sampel-sampel serangga dan tumbuhan di sana.

Sri Woro Harijono mengatakan BMKG berencana memasang stasiun pemantau cuaca (automatic weather station) agar bisa mendapatkan informasi cuaca setiap saat di sana.

Puncak Jaya terletak di Pulau Papua yang memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut

Mengenal Obat Perangsang Seks Untuk Wanita

Gairah seks bagi sebagian pasangan sangatlah penting. Hal ini berkaitan dengan keharmonisan rumah tangga yang sedang terbina. Namun rutinitas kerja dan keseharian membuat banyak pasangan ( baik yang baru maupun yang sudah berpengalaman ) mengalami kejenuhan seks.

Untuk itu, beberapa jalan mereka tempuh untuk mengembalikan gairah seks pasangan masing masing. Salah satu hal yang bisa anda tempuh adalah dengan obat perangsang gairah seks untuk wanita atau bisa juga anda mencoba metode kamasutra. Seperti obat kuat lainnya, obat perangsang wanita bertujuan untuk merangsang gairah seks wanita yang terkadang sulit timbul.

Ada berbagai macam jenis obat perangsang wanita. Ada yag berbentuk pil, tablet hingga berbentuk jamu. Resep ramuan jamu tradisional biasanya lebih dipilih karena dipercaya lebih tidak beresiko efek samping. Namun bagi anda yang tidak ingin repot, maka obat modern bisa juga menjadi salah satu referensi. Sebaiknya sebelum mengkonsumsi obat perangsang ini, anda imbangi dengan konsultasi seks dengan dokter atau pakar seks agar ramuan tersebut lebih tepat guna. Contoh obat perangsang baik untuk pria dan wanita itu antara lain obat perangsang, obat kuat seks, viagra, sustanon, cialis, potenzol cair, sari rapet, tongkat madura, jamu empot empot dll.

Beberapa pasangan yang telah memakai obat perangsang tersebut menyebutkan bahwa si wanita menjadi lebih agresif dan tidak dingin lagi. Selain merk lokal, anda juga bisa memilih obat import yang tentunya telah terbukti manjur dan berkhasiat dalam meningkatkan gairah seks pasangan. Dan untuk anda yang kebetulan mengalami masalah ini, silahkan anda datang atau hubungi tempat yang memang secara khusus telah menyediakan berbagai kebutuhan tersebut. Silahkan mencoba obat perangsang gairah seks untuk wanita dan buktikan hasilnya

-->