Ingin Mendapatkan Anak Laki-laki Atau Perempuan? Inilah Caranya

Tiga langkah untuk mendapatkan anak laki-laki atau perempuan.

Anak Laki–laki
1. Dianjurkan suami makan yang bersifat protein tinggi, seperti daging dan istri dianjurkan makan yang bersifat netral atau tidak asam seperti sayuran dsb nya.
2. Senggama dilakukan pada masa subur sebaiknya mulai pada hari ke 2 dari masa subur.
3. Lima belas sampai dua puluh menit sebelum senggama bilaslah vagina dengan campuran 1 sendok ( 15 cc ) Soda Kue dengan 200 cc air putih yang bersih.

Anak Perempuan
1. Dianjurkan suami makan banyak sayuran dan istri makan daging yang dapat memberikan suasana asam alamiah pada vagina.
2. Senggama dilakukan pada masa subur ,dianjurkan mulai hari ke 2 pada masa subur kamu.
3. Lima belas sampai dua puluh menit sebelum senggama, bilaslah Vagina dengan campuran satu sendok asam cuka dapur( 15 cc ) dengan 200 cc air putih bersih.

Keberhasilan cara ini dapat mencapai 70 sampai 80 %, untuk meningkatkan angka keberhasilannya perlu dapat meminta dokter dan dokter akan melakukan pemisahan sperma X dan Y di laboratorium.

Sperma dari laki-laki adalah pembawa dua macam sperma yaitu sperma (Y) dan sperma (X). Sperma (X) bila bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan maka akan menghasilkan anak PEREMPUAN. Sperma (X) ini kalau dilihat dibawah mikroskop bentuknya agak lebih besar dari sperma (Y), lebih dapat bertahan hidup dalam vagina dan dalam suasana asam ( lebih tahan Asam ). Sedangkan sperma (Y) kalau dilihat bentuknya agal lebih kecil dan tidak tahan terhadap suasana asam ,bila membuahi sel telur akan menghasilkan anak laki – laki.

Jadi dengan mengetahui sifat dari sperma X dan sperma Y , kita dapat mengatur (kalau boleh) untuk ingin mendapatkan anak laki -laki atau anak perempuan. Kata kuncinya adalah sperma (X) tahan Asam untuk anak PEREMPUAN dan sperma (Y) tidak tahan asam untuk anak LAKI – LAKI..! Maka dengan menentukan suasana Vagina maka kita dapat menentukan apakah sperma (X) atau sperma (Y) yang akan dapat membuahi sel telur .

Waktu Shalat Subuh Mau Diganti?

MAUBACA.COM: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menganggap waktu subuh di Indonesia terlalu pagi: dibandingkan dengan penetapan subuh di sejumlah negara lain.

“Waktu subuh yang kepagian ini menjadi perhatian kami,” kata Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, di Surabaya, Selasa (23/3/2010).

Menurut dia, waktu subuh di Indonesia rata-rata ditetapkan pada saat matahari berada pada posisi 20 derajat di bawah ufuk atau horizon.

Padahal, waktu subuh di Maroko dan beberapa negara Islam lainnya ditetapkan pada saat matahari berada pada posisi 18 derajat di bawah ufuk.

“Hanya Mesir yang menyamai Indonesia, yakni posisi matahari 19,5 derajat di bawah ufuk,” ungkap Syamsul usai menemui Gubernur Jatim di kantor Pemprov Jatim.

Ia menjelaskan, penetapan waktu subuh itu juga didasarkan atas perhitungan waktu keluarnya fajar “sodik” dan fajar “kazib” yang menandai bergantinya waktu dari malam hari ke pagi hari.

Penetapan waktu subuh itu akan dibahas Munas Tarjih XXVII Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Malang pada 1-4 April 2010.

Selain penetapan waktu subuh, munas yang diikuti 150 pengurus Muhammadiyah itu akan membahas fikih tentang kemasyarakatan, fikih tata kelola pemerintah dan organisasi, tuntunan seni dan budaya, fikih perempuan, dan pedoman hisab.

Menurut rencana, Munas Tarjih XXVII Muhammadiyah di Malang itu akan dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali, dan dijadwalkan dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo.

sumber: www.antaranews.com

Bill Gates Bangun Reaktor Nuklir Dengan Uang Pribadi

MAUBACA.COM: Pendiri Microsoft Bill Gates dan Toshiba dari Jepang akan bekerja sama membangun reaktor nuklir generasi selanjutnya yang dapat beroperasi lebih dari 100 tahun tanpa pengisian ulang bahan bakar, sebuah laporan mengatakan, Selasa (23/3/2010).

Upaya pembangunan bersama mereka akan fokus pada Traveling-Wave Reactor (TWR), yang mengkonsumsi uranium terkosong sebagai bahan bakar, kata harian ekonomi Nikkei tanpa menyebutkan sumbernya. Reaktor air-ringan saat ini membutuhkan pengisian ulang bahan bakar setiap beberapa tahun.

Gates diperkirakan akan menggunakan kekayaan pribadinya untuk mendukung pembangun TWR dan investasinya dapat mencapai beberapa miliar dolar, kata surat kabar itu seperti dilaporkan AFP.

Teknologi TWR sedang dikembangkan oleh TerraPower, yang berkantor pusat di Negara Bagian Washington dan dimiliki secara efektif oleh Gates, kata surat kabar itu.

Karena TerraPower kurang memahami bagaimana memproduksi peralatan pembangkit listrik nuklir, perusahaan itu memutuskan untuk bekerja sama dengan Toshiba, yang telah mengembangkan disain untuk reaktor ultracompact yang dapat beroperasi secara terus menerus selama 30 tahun, katanya.

Toshiba memiliki perusahaan pembuat pembangkit listrik tenaga nuklir AS Westinghouse. Belum diperoleh komentar dari Toshiba pada Selasa pagi dan seorang juru bicara mengatakan ia sedang memeriksa validitas laporan tersebut.

sumber:www.antaranews

-->