10 Masalah Antara Indonesia-Malaysia
MAUBACA.COM: Berdasar catatan Kementerian Dalam Negeri ada 10 masalah perbatasan darat RI-Malaysia yang belum selesai. Sepuluh masalah tersebut sebagai berikut:
1. Pengukuran ulang di perbatasan Tanjung Datu karena hasil pengukuran bersama tidak sesuai.
2. Perbatasan Gunung Raya, garis batas Gunung Raya I dan II, hasil “joint survey” tidak dapat disepakati oleh kedua belah pihak.
3.G Jagoi/S Buan kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan Konvensi 1928,
4. Perbatasan Batu Aum penerapan arah dan jarak tidak diterima kedua belah pihak.
5. Titik D 400, hasil survei RI-Malaysia tahun 1987/1988 tidak menemukan watershed.
6. Pulau Sebatik, kedua tim survei menemukan tugu di sebelah barat P.Sebatik berada pada bagian Selatan posisi yang seharusnya 4 derajat, 20, sehingga RI dirugikan.
7. Perbatasan S Sinapad yakni, Muara S Sinapad berada di Utara dari Lintang 4 derajat 20″ Lintang Utara, tidak sesuai dengan Konvensi 1891 dan 1915.
8. Permasalahan di perbatasan S.Semantipal, oleh pihak Malaysia disampaikan keluhan ltentang etak Muara S.Simantipal (minta pengukuran ulang).
9. Permasalahan kesembilan, Titik C 500 – C 600, pihak Malaysia mengeluhkan watershed dipotong sungai.
10. Permasalahan B 2700 – B 3100 hasil ukuran bersama menunjukkan penyimpangan sehingga Malaysia dirugikan.
di daerah tersebut juga banyak nelayan kita disiksa oleh poliz Am (brimobnya malaysia). dan terus tanggapan panglima bagaimana tanggung jawabnya. bisa ngak kita bantu nelayan kita. kalo nelayan kita persenjatai terus kita gerilya. ya itung-2 satu pleton regiment askar melayu bisa menghadapi tentara sukarelawan. bisa bantu ya pak panglima dan dewa di DPR sono.
sugianto. sgt
gianto.sugianto@yahoo.com
Indonesia Bisa-bisa Seperti Gaza
Bisa-bisa kita (Indonesia) seperti Gaza dan Israel. Sedikit demi sedikit malaysia menggeser batas wilayah yang ada di indonesia. Kapan pemerintah sadar akan hal tersebut,mengantisipasi dan menyelesaikan masalah tersebut?
tanya kepada bang toyib saja…
andhito
g3mb3ng_88@yahoo.com